MENULIS DENGAN MELIBATKAN HATI

Sering saya membaca quotes menulis dan judul tulisan yang isinya mengajak kita untuk menulis dengan melibatkan hati. Walaupun temanya sama, namun pemaparan yang diberikan berbeda-beda. Ada yang berpendapat menulis dengan melibatkan hati adalah menghadirkan Allah dalam tulisan.

Ada yang berpendapat menulislah sesuai hati nurani, sesuai yang dirasakan saat itu, dengan gaya bahasa kita sendiri. Dan ada juga yang berpendapat bahwa menulis itu harus memberikan manfaat kepada pembaca sehingga penulis perlu memposisikan dirinya sebagai pembaca tidak hanya sebagai dirinya sendiri.

Saya setuju bahwa menulis memang perlu melibatkan hati. Bahkan hati dilibatkan tidak hanya di dalam tulisan kita atau pada saat kita menulis. Tetapi juga melibatkan hati agar kita bisa tetap konsisten dan selalu on fire menulis.

Memang bisa?

Justru hanya dengan melibatkan hatilah maka semangat untuk menulis itu akan tetap menyala. Ketika saya launching buku solo pertama, banyak yang bertanya,” Kok bisa sih launching buku tepat waktu?” dan “Gimana sih caranya supaya saya bisa segera menyelesaikan buku saya?”

Saya jawab begini: “Ga sulit kok sebetulnya. Kamu tinggal merasa-rasakan bagaimana perasaan kamu ketika buku itu sudah jadi, atau ketika buku itu menjadi best seller, atau ketika banyak orang terinspirasi oleh bukumu, misalnya. Rasakan juga bagaimana respon orang-orang di sekitarmu ketika bukumu sudah jadi.”

Merasa-rasakan artinya melibatkan hati di dalamnya. Pada saat kita sudah mendapatkan perasaan yang luar biasa itu, maka apapun akan kita lakukan agar naskah buku kita segera selesai dan terbit.

Ga percaya?

Ya, kalau belum mencoba pasti tidak akan percaya. So, coba lakukan deh cara di atas yaitu melibatkan rasa atau hati agar kita selalu on fire pada saat menulis (buku).

#tentangmenulis
#gandrungmenulis
#semangatmenulis
#konsistenmenulis
#libatkanhati
#lenypuspadewi
#lenymenulis
#100dayswritingchallenge2
#day23
#enlightenedheart

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *