MERASAKAN KASIH SAYANG-NYA

Beberapa waktu lalu saya melakukan mom and daughter time. Kami membahas banyak hal. Ada satu yang tak sengaja dibahas dan membuat saya merenung.

Waktu itu saya melontarkan pertanyaan. “Kenapa ya seorang ibu bisa memaafkan ketika si anak berjanji untuk tidak menyakiti lagi hati sang ibu. Padahal sebelumnya si anak sudah melakukan banyak hal yang menyakitkan hatinya. Atau ada seorang suami/istri yang bisa memaafkan dan menerima kembali ketika pasangan hidupnya berjanji untuk setia. Padahal sebelumnya sudah beberapa kali berselingkuh.”

Dan anak gadis saya menjawab. “Mungkin kalau sudah sangat sayang kepada seseorang, satu kebaikan bisa mengalahkan banyak keburukan orang yang kita sayangi itu, Bun.”

Saya setuju. Rasa sayang mendalam dan sudah tertanam di hatilah penyebabnya. Hati memang sangat dahsyat, dialah yang membuat kita berperilaku dan bersikap. Bahkan secara otomatis. Dan belum tentu sesuai dengan apa yang kita pikirkan atau katakan. Karena apa yang kita pikir dan katakan belum tentu sama dengan yang tertanam di hati.

Misalnya ketika kta memikirkan dan mengatakan: saya mau sabar kok menghadapi sakit. Tapi ternyata kemudia kita berkeluh kesah atas sakit itu, artinya sabar belum tertanam di hati.

Entah kenapa, tiba-tiba saya teringat akan Allah dengan kasih sayang-Nya yang katanya sangat mendalam untuk kita, manusia. Kita saja sebagai makhluk jika memiliki rasa kasih sayang mendalam mampu memaafkan dan menerima kembali orang yang sudah banyak menyakiti. Apalagi Allah. Bukankah Allah itu Maha Pengasih dan Penyayang?

Buktinya, Allah selalu memberi kesempatan bagi kita untuk bertobat. Bahkan dosa sirik yang tidak termaafkan, Allah tetap memberi kesempatan dengan pembayaran pahala yang kita dapatkan. Dan Allah mengganjar kebaikan yang kita lakukan berkali-kali lipat. Sementara keburukan dinilai sesuai dengan keburukan yang kita lakukan. Seperti yang tercantum dalam surat Al An’am ayat 160.

Masyaa Allah … Betapa Maha Baik Allah. Ah… semestinya sudah tak ada lagi kekhawatiran di hati. Tak mungkin Dia menyengsarakan kita.

Terima kasih Kakak Salsabilz sayang telah mengajak Bunda mengisi hati dengan kebaikan 😘❤️. I love you so much 😍❤️

#selfreminder

#insightQuran

#kasihsayangAllah

#enlightenedheart

#IndonesiaMenulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *