SALAH SATU HASIL MENULIS BUKU

MasyaAllah ๐Ÿ˜. Alhamdulillah ๐Ÿ™.

Nikmat, haru, dan syukur bersatu ketika membaca tulisan ini. Begini rupanya ketika salah satu tujuan menulis tercapai, lebih indah daripada ketika membayangkan ya dulu. Ketika hati butuh tambahan semangat untuk mendapatkan STRONG WHYnya.

Terima kasih Mbak Trianaย ๐Ÿ™๐Ÿ˜˜. Menambah semangat untuk terus berkarya melalui buku, yang memang sekarang ini sedang dibutuhkan. Yaitu menyelesaikan naskah buku solo ke 4. Pengalaman pertama menulis naskah novel memang sesuatu. Sangat menggebu namun kadang masih sering termangu untuk mulai menuangkan ide di Bab yang baru. But I love the process โค.


So, teman-teman salihah dan saleh Syarah, Shofa, Ihsan, Nida, Isny, Rina, dan Mas Adit di Proyek SHINE-ON Ramadan Produktif, ayo semangat menulis untuk selesaikan naskah bukunya yaaa… ๐Ÿ’ช๐Ÿ”ฅ๐Ÿ˜


#bersyukur
#testimonibukuLeny
#thejourneyofempoweredmoms
#shineonramadanproduktif
#enlightenedheart
#kandelainstitute

MEMUNCULKAN SEMANGAT MEMBACA (BUKU)

Sebelumnya, saya termasuk malas membaca. Bahkan ketika suami dan anak-anak bersenang-senang di toko buku, saya menghindar dengan menikmati secangkir teh hangat dan camilan di salah satu kafe dekat toko buku itu.

Tapi sekarang gak lagi. Karena ternyata dengan membaca buku, mata jadi terbuka dengan berbagai hal baru untuk meningkatkan kemampuan menulis saya. Selain menulis menjadi lebih mudah, hasil tulisan jadi lebih baik. Semangat membaca bukupun membara.

Jadi buat yang masih malas baca buku, coba cari dan rasakan manfaat dari membaca buku itu. Begitu sudah dapat, membaca jadi menyenangkan dan bahkan mencandu.

#bacabuku

#haribukusedunia

#untukmenulis

#thejourneyofempoweredmoms

#menjemputjodohimpian

DIARY JIWA (Review Buku)

Kehidupan dunia yang penuh dengan ujian, sering disikapi tidak semestinya. Ini menyebabkan banyak dari kita merasa memiliki banyak masalah, sehingga stres melanda, yang berujung kepada ketidaktenangan jiwa atau tidak bahagia. Padahal saya percaya semua inginkan sebaliknya, yaitu jiwa yang tenang atau bahagia.

Buku ini bisa membantu kita untuk mewujudkannya. Diawali dengan ajakan mengenali diri. Siapakah sesungguhnya diri ini? Apakah dia yang kita lihat pada saat kita bercermin ataukah yang lain? Dan jawabannya sangat penting karena dialah nanti yang menentukan perilaku kita, menentukan bahagia atau tidaknya kita tidak hanya sekarang tetapi juga kelak di alam selanjutnya.

Dengan cara yang mengasyikkan, sang penulis membawa kita untuk mengungkap cara selanjutnya. Maka dikenalkanlah kita dengan memaafkan dan bersyukur. Diingatkanlah bahwa kita butuh memiliki jiwa yang sabar dan kuat. Disadarkanlah kita bahwa semua itu merupakan jalan untuk merasakan ketenangan atau bahagia.

Membacanya memang mengasyikkan. Dengan gaya bercerita yang sering diakhiri kalimat tanya, serasa mengajak berdialog dan dengan mudah kita terhanyut di dalamnya. Didukung dengan quote-quote yang pas terutama quote ini, jleb rasanya: โ€œLihatlah langit, luaaasss nan indah, seperti kasih sayang Allah. Tidak berujung dan tidak akan pernah habis. Masihkah kita mengabaikannya?โ€

Kita juga diajak mempraktekkan langsung berbagai cara itu dengan diberikan ruang khusus untuk menuliskan apa yang dirasa. Dengan terapi menulis ini, kita diberi kesempatan untuk segera merasakan ketenangan jiwa berbarengan dengan selesainya buku ini dibaca.

Dan yang terpenting, begitu terasa dilibatkannya Sang Pemilik Jiwa, dalam setiap ajakannya. Membuat kita semakin merasa bahwa hidup ini ternyata tidak seburuk dan seberat yang kita sangka, karena ada Dia yang selalu siap membantu kita.

Terima kasih Kak Jee, sudah mengajak saya mengarungi kedalaman jiwa yang membuat semakin yakin bahwa betapa pentingnya kemampuan jiwa agar ketenangan atau kebahagian hakiki dapat tercapai.

@penerbitmizan
@pastelbooks.id
@nulisyuk
#reviewbuku
#diaryjiwa
#ceritabuku
#nulisyuk