DIARY JIWA (Review Buku)

Kehidupan dunia yang penuh dengan ujian, sering disikapi tidak semestinya. Ini menyebabkan banyak dari kita merasa memiliki banyak masalah, sehingga stres melanda, yang berujung kepada ketidaktenangan jiwa atau tidak bahagia. Padahal saya percaya semua inginkan sebaliknya, yaitu jiwa yang tenang atau bahagia.

Buku ini bisa membantu kita untuk mewujudkannya. Diawali dengan ajakan mengenali diri. Siapakah sesungguhnya diri ini? Apakah dia yang kita lihat pada saat kita bercermin ataukah yang lain? Dan jawabannya sangat penting karena dialah nanti yang menentukan perilaku kita, menentukan bahagia atau tidaknya kita tidak hanya sekarang tetapi juga kelak di alam selanjutnya.

Dengan cara yang mengasyikkan, sang penulis membawa kita untuk mengungkap cara selanjutnya. Maka dikenalkanlah kita dengan memaafkan dan bersyukur. Diingatkanlah bahwa kita butuh memiliki jiwa yang sabar dan kuat. Disadarkanlah kita bahwa semua itu merupakan jalan untuk merasakan ketenangan atau bahagia.

Membacanya memang mengasyikkan. Dengan gaya bercerita yang sering diakhiri kalimat tanya, serasa mengajak berdialog dan dengan mudah kita terhanyut di dalamnya. Didukung dengan quote-quote yang pas terutama quote ini, jleb rasanya: “Lihatlah langit, luaaasss nan indah, seperti kasih sayang Allah. Tidak berujung dan tidak akan pernah habis. Masihkah kita mengabaikannya?”

Kita juga diajak mempraktekkan langsung berbagai cara itu dengan diberikan ruang khusus untuk menuliskan apa yang dirasa. Dengan terapi menulis ini, kita diberi kesempatan untuk segera merasakan ketenangan jiwa berbarengan dengan selesainya buku ini dibaca.

Dan yang terpenting, begitu terasa dilibatkannya Sang Pemilik Jiwa, dalam setiap ajakannya. Membuat kita semakin merasa bahwa hidup ini ternyata tidak seburuk dan seberat yang kita sangka, karena ada Dia yang selalu siap membantu kita.

Terima kasih Kak Jee, sudah mengajak saya mengarungi kedalaman jiwa yang membuat semakin yakin bahwa betapa pentingnya kemampuan jiwa agar ketenangan atau kebahagian hakiki dapat tercapai.

@penerbitmizan
@pastelbooks.id
@nulisyuk
#reviewbuku
#diaryjiwa
#ceritabuku
#nulisyuk

KALA CINTA MENYAPA (Review Buku)

Ini adalah #ceritabuku kedua hari ini. Berbeda dalam pemilihan kata, penyajian, dan target pembaca; tapi ternyata tetap memiliki persamaan. Persamaannya adalah nuansa islami yang kental terasa sejak membaca cover bukunya.

Cinta adalah kata yang segera menarik perhatian ketika muncul dalam suatu tulisan, khususnya bagi kalangan anak muda. Kata ini mengajak yang membaca melayangkan imajinasinya tentang berbagai rasa yang pernah, sedang, dan diharapkan hadir ketika kata itu datang menyapa.

Tapi berbeda ketika membaca kata itu di buku ini. Kata yang menjadi bagian judul tidak membuat imajinasi melayang tak karuan tetapi segera diarahkan kepada sesuatu yang membuat hati ini terpaku dan ingin segera membaca isinya melalui kalimat ini: “Kau selalu tanyakan cintamu padanya, lalu apa kabar cintamu kepada-Nya”. Ya, karena sebagian besar dari kita lupa akan cinta kepada Allah ketika sapaan cinta kepada manusia menghampiri.

Berbagai tulisan yang mengupas makna cinta penulis disajikan dengan apik dengan pengayaan kisah-kisah islami dari beberapa Nabi termasuk Rasulullah SAW dan para sahabat. Adem rasanya membaca semua itu.

Saya jadi teringat dengan buku solo pertama saya yang berjuduk Menjemput Jodoh Impian. Ada kesamaan dalam isi yang disampaikan. Bahwa ketika kita berniat untuk memilih pasangan hidup yang diimpikan jadikanlah diri ini baik sesuai yang Allah inginkan.

Terima kasih Mas Arika sudah mengajak saya mengarungi makna cinta yang luas dan berharga juga insight penyajian tulisan yang berbeda. Tetaplah dalam mencinta-Nya agar ridho-Nya selalu menemani dalam menjalani kehidupan ini.

Kepo ingin baca tapi belum punya bukunya? Komen aja insyaAllah sy kasih kontak penulisnya 😊.
.
.
#reviewbuku
#tentangcinta
#cintaAllah
#membacaitumenenangkan

 

 

 

 

KETIKA AL-QURAN TAK DIAGUNGKAN LAGI (Review Buku)

Hari ini saya akan melunasi janji yang sudah lama dibuat, yaitu mereview dua buku dengan penyajian berbeda tetapi memiliki persamaan dari isinya. Dan inilah #ceritabuku pertama hari ini.

Kalau teman-teman ingin menambah pengetahuan tentang isi Alquran seperti apa, maka buku yang satu ini layak menjadi salah satu pilihan untuk dibaca. Kenapa? Karena buku ini menyajikan dengan lengkap ayat-ayat Alquran beserta makna dan konteksnya ketika diturunkan.

Dengan membaca buku ini kita seolah membaca Alquran dari awal sampai akhir. Karena buku ini ditulis bagi siapa saja yang memiliki semangat untuk terus mempelajari Alquran sepanjang hayatnya yang diharapkan dapat menjadi media belajar yang efektif.

Tidak hanya itu, buku ini juga memberikan tips-tips. Misalnya tips agar mudah mengamalkan Alquran, dari mulai mengamalkannya dari perintah yang mudah hingga selain menjaga hubungan baik dengan Allah juga menjaga hubungan baik dengan sesama.

Penyajiannya yang to the point membuat kita segera tahu pesan apa yang ingin disampaikan oleh penulis di setiap tulisannya. Hanya saja agar kita lebih memahaminya, maka bacalah dengan perlahan dan diresapi. Karena Alquran hanya bisa dimengerti oleh hati, sehingga prosesnya tidak bisa terburu-buru.

Bahasa yang digunakan penulis bukanlah bahasa yang mendayu-dayu melainkan bahasa yang umum digunakan ketika seseorang ingin menyampaikan gagasannya di depan publik. Karenanya kenikmatan dalam membaca buku ini tidak terletak di pemilihan kata dan penyampaiannya melainkan pada pesannya yang berharga karena tentang pedoman hidup kita, umat muslim.

Terima kasih Mas Ilham sudah membuat saya lebih paham akan Alquran. dan membuka wawasan kepenulisan saya lebih lebar. Walaupun ada sedikit pandangan yang berbeda dengan yang saya yakini, namun perbedaan bukanlah untuk diperdebatkan. Perbedaan hadir untuk dipilih dan hasil pemilihan itu dihormati. Karena Allah selalu memberikan pilihan kepada kita, tidak pernah memaksakan kehendak-Nya. Begitulah kita juga semestinya.

Tertarik untuk membeli dan membacanya? Di toko-toko buku juga tersedia. Tapi kalau mau lebih praktis silakan langsung hubungi penulisnya seperti yang saya lakukan juga.

#reviewbuku
#bukutentangAlquran
#membacaituasyik
#oneweekonebook

REVIEW BUKU SECAWAN RASA

Menikmati Secawan Rasa membuat hati kadang terlena akan kata-kata indah yang terkemas apik. Saya percaya itu lahir dari rasa yang sedang menggelora di hati penulisnya.

Secawan rasa penuh rindu, harapan, dan jatuh hati. Juga rasa yang dibagikan lewat kopi. Walaupun tak sedikit memancarkan kecewa, tapi tak mengurangi rasa nikmat menyeruput kata per katanya.

Membaca Secawan Rasa, seolah bisa mengenal sedikit penulisnya. Yang pasti tak main-main dalam berbagi kasih, walaupun masih ada salah langkah yang disesali.

Kalau ada yang merasa bahwa puisi begitu indah dan bermakna ketika tersakiti, mungkin ini salah satunya. Eh … Bukan … Bukan tersakiti. Tetapi lebih ke memendam rindu yang kadang masih menyala ketika mengalami lagi berada dalam peristiwa atau tempat yang sama.

Terima kasih Kak @bonie_alpin untuk bait-bait indah yang disajikan dalam cawan yang tak kalah indahnya. Teruslah berkarya dan mengajak menjelajah ruang dan waktu dengan kata-kata indahmu.

#ceritabuku
#secawanrasa
#rinduharapandanjatuhcinta
#insightbaru
#lenymembaca
#lenymenulis
#lenypuspadewi
#reviewbuku
#kumpulanpuisi

REVIEW BUKU POTRET KENANGAN

 

Kenangan, apalagi dengan seseorang yang begitu berkesan, memang bisa menjadi ide tulisan yang indah penuh rasa. Walaupun yang menulis bukan perempuan, keindahannya tetap terasa.

Berbagai peristiwa yang saya yakin tak mungkin terlupa, disampaikan berurutan sesuai waktu terjadinya, membuat saya lebih mudah memahami pesan yang disampaikan. Mungkin juga dibarengi dengan pemilihan kata yang tidak terlalu rumit dan pembuatan kalimat-kalimatnya yang sederhana.

Saya bahkan merasa kembali ke masa lalu ketika membacanya, karena ada beberapa cerita mirip dengan yang dialami. Dan kadang membuat tersenyum-senyum sendiri.

Satu hal yang menambah wawasan adalah gaya bahasa dan penyampaian yang berbeda dari tulisan saya. Sehingga saya mendapatkan insight baru dan ingin mencobanya.

Terima kasih Mas @rizalways, senang bisa berpetualang kembali ke masa lalu walau hanya sesaat 🙏. Teruslah menghasilkan karya-karya yang semakin baik dan membahana.

#ceritabuku
#potretkenangan
#teringatmasalalu
#insightbaru
#lenymembaca
#lenymenulis
#lenypuspadewi