SALING MEMAAFKAN DI PINTU RAMADAN

Kemarin ketika diberi kesempatan meminta maaf secara langsung kepada kerabat, seorang kerabat bilang: “Minta maaf itu kan gak harus karena mau puasa di Bulan Ramadan. Kapan saja bisa.”

Ya, setuju banget. Sayangnya kita lebih sering lupa untuk meminta maaf di waktu lain. Kenapa ya?

Karena ternyata meminta maaf (dan memaafkan) adalah kemampuan hati. Pantas saja sering lupa melakukannya karena di hati kita masih sedikit kebenaran-kebenaran Al Quran dan Hadis (islami) yang terpatri. Moment ini menjadi pengingat diri untuk terus berproses, bertafakur agar hati semakin cemerlang. Sehingga meminta maaf serta memaafkan tak pernah terlupakan lagi.

Beruntunglah banyak yang mengingatkan kita untuk meminta maaf sebelum berpuasa di Bulan Ramadan. Paling tidak pada saat inilah waktu saling memaafkan itu terlaksana.

Karena si diri ini hatinya masih miskin kebenaran-kebenaran islami, maka melalui tulisan ini MEMOHON MAAF LAHIR BATIN untuk semua sahabat yang telah setia membaca tulisan-tulisan di sini. Walaupun mungkin kita belum pernah jumpa, tapi tulisanpun bisa salah dan tak berkenan di hati. Manusia memang tempatnya salah. Astaghfirullah wa atubu ilaih…

Selamat menunaikan ibadah puasa sahabat semua. Semoga Allah ridho dengan semua yang kita lakukan di Bulan Suci ini. Aamiin ya mujibassailliin ❤️.

#marhabanyaramadan

#maaflahirbatin

#enlightenedheart

#oneweekonepost

#wifiregionbandung

IKHTIAR SUNGGUH-SUNGGUH

Ketika kita sudah tahu bahwa keinginan Allahlah yang pasti terjadi, apakah kita tetap semangat untuk berikhtiar? Kalau keinginan kita tidak sama dengan keinginan-Nya jadi sia-sia dong. Kan sudah pasti keinginan kita tak akan terwujud.

Sudah lupa ya kalau Allah itu Maha Tahu? Maha Pengasih dan Penyayang? Tak mungkinlah Dia memberikan keburukan untuk kita. Pasti Dia berikan kebaikan selalu untuk kita bahkan yang terbaik. Betapa baiknya Allah.

Dan ikhtiar juga adalah salah satu tugas kita di dunia sebagai bentuk perwujudan dari alasan penciptaan kita. Yaitu sebagai khalifah.

Bayangkan, ketika kita punya bos yang sangat baik kepada kita; pasti kita akan melakukan tugas yang diberikan kepada kita sebaik-baiknya. Nah, ini Allah lho, Sang Maha Kuasa; Bos dari segala bos. Masa kesangat-baikkan-Nya dibalas dengan seadanya oleh kita.

So, berikhtiarlah dengan sungguh-sungguh karenanya.

#selfreminder
#marhabanyaramadan
#ikhtiarsungguhsungguh
#enlightenedheart

MASYAALLAH 😍

MasyaAllah 😍.

Bener ya. Bahwa kita itu tak banyak tahu. Bahkan sedetik dari sekarangpun. Apa yang terjadi esok hari, apa yang ada di dalam rahim seorang ibu, kapan dan dimana kematian menghampiri, apalagi tentang hari kiamat. Hanya Allah yang tahu. Segala hal , bahkan hal terkecil sekalipun Dia mengetahuinya.

Termasuk apa yang terbaik untuk aku, sang jiwa. Dan karena Allah sangat sayang kepada manusia, maka yang Dia berikan pasti yang terbaik untuk jiwa.

Jadi kenapa masih mengeluh dengan ketidaknyamanan yang datang kepada kita?

MasyaAllah 😍. Memang Allah Maha Luar Biasa ❤️.

“Sesungguhnya hanya di sisi Allah ilmu tentang hari Kiamat; dan Dia yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dikerjakannya besok. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Mengenal.” (QS. Luqman: 34)

#selfreminder

#pencerahanpagi

#AllahMahaTahu

#enlightenedheart

#untukbahagia

SURGA

SURGA

Siapa sih yang tak inginkan surga? Sepertinya hampir semua orang inginkan itu. Hal ini tercermin dari seringnya kita berdoa “robbanaa aatinaa fii dunya hasanah, wa fil aakhiroti hasanah waqinaa adzaabannaar”.

Tapi sadarkah kita bahwa surga itu hanya diperuntukkan bagi mereka yang beriman dan beramal saleh saja? Atau dengan kata lain mereka yang taat kepada Allah saja. Termasuk pada saat kita mengalami ketidaknyamanan. Ini sudah menjadi janji Allah yang tercantum di ayat terpilih #insightQuran Jumat ini, surat An-Nisaa’ ayat 122.

Beberapa waktu lalu ada teman yang curhat. Dia merasa berat dalam menjalani hidup ini. Berbagai ketidaknyamanan tak henti mendatanginya.

Rupanya dia lupa bahwa saat ini sedang berada di dunia. Dunia tempatnya kita diuji melalui berbagai ketidaknyamanan.

Tapi sesungguhnya, ketidaknyamanan itu untuk kebaikan kita. Melalui ketidaknyamanan itulah kita jadi tidak terlena.

Coba saja perhatikan, pada saat kapan kita banyak berdoa dan mengingat Allah. Apakah ketika sedang mengalami ketidaknyamanan atau kenyamanan? Bahkanpada saat kita mengeluh kepada Allah, itu artinya kita sedang mengingat-Nya

Dengan banyak berdoa dan mengingat Allah memperbesar jalan kita untuk taat. Yang artinya memperbesar kita untuk mencapai surga-Nya.

Kalau begitu semestinya kita bersyukur dengan ketidaknyamanan yang dialami. Karena saat itu Allah sedang membuka jalan kita untuk taat.

Tinggal kitanya saja yang memilih menjadi taat dengan bersabar, ikhlas, dan berserah diri; atau sebaliknya. Semua ada di tangan kita. Jika memilih untuk taat maka surga yang diinginkan akan dapat kita raih, sesuai dengan janji Allah.

#surga

#taat

#janjiAllah

#enlightenedheart

PENTINGKAH MEMILIKI TUJUAN HIDUP? Part 2

Beberapa kali saya bertemu dengan teman yang curhat dengan ketidakpuasan hidupnya. Terutama dengan perasaannya ketika berada di tempat kerja atau bisnis.

Ketika saya bertanya kenapa tetap bertahan bekerja di tempat itu atau berbisnis di bidang itu? Banyak alasan dikemukakan. Butuh dan kalau berhenti gak tau dapat kerja lagi atau bisa berbisnis lagi. Tidak diijinkan berhenti oleh atasan atau pasangan. Sayang, masuknya atau mengawalinya penuh perjuangan. Dan sebagainya.

Well, hidup adalah pilihan untuk melakukan berbagai aktivitas. Seperti yang sudah dibahas di part 1, ketika kita akan melakukan sesuatu semestinya kita sudah yakin bahwa pilihan itu sesuai atau bisa mendekatkan kita kepada tujuan hidup.

Ketika kita menyadari bahwa aktivitas itu mendekatkan kepada tujuan hidup, maka kita tidak akan mengeluh. Kita malah akan semakin semangat. Apapun yang orang lain lakukan kepada kita tidak menjadi masalah.

Kalau masih merasa kecewa, kesal, dan marah; bisa jadi apa yang kita lakukan tidak mendukung kepada pencapaian tujuan hidup. Atau barangkali tujuan hidup yang dipilih tidak sejalan dengan tujuan penciptaan kita.

Kalau begitu tujuan hidup mana yang sejalan dengan itu?

Jawabannya sudah tersedia dengan jelas dan sering kita ucapkan dalam doa yang tertulis di surat pilihan untuk #insightQuran kali ini. Yaitu surat Al-Baqarah ayat 201.

Begitu kita yakin dengan tujuan hidup itu, semua pilihan akan jatuh kepada hal yang mendukung terwujudnya hal tersebut. Dan kita tak akan mengeluh dengan apapun yang terjadi. Karena yakin tujuan hidup akan tercapai dengan pilihan tersebut.

#tujuanhidup

#dbas

#hidupadalahpilihan

#enlightenedheart

PENTINGKAH MEMILIKI TUJUAN HIDUP?

Suatu pagi kita pergi ke pasar tanpa tahu apa yang akan dimasak hari itu. Apa yang kemudian biasanya kita lakukan? Kalau saya biasanya kemudian kebingungan akan membeli apa, sehingga membutuhkan waktu cukup lama. Tak jarang badan jadi terasa capek karena keliling-keliling di sana.

Begitu sampai di rumah kadang saya baru menyadari ada bahan atau bumbu yang diperlukan tidak terbeli. Tapi lebih sering lagi menemukan bahan atau bumbu yang tidak dibutuhkan ada di dalam plastik belanjaan yang saya bawa.

Tapi berbeda ketika saya berbelanja di pasar dan sudah tahu akan memasak apa hari itu. Saya bisa segera menuju los yang biasa menjual bahan dan bumbu yang dibutuhkan. Waktu yang dibutuhkan jadi jauh lebih singkat. Saya juga merasa tidak capek karena tenaga yang digunakan lebih sedikit.

Sesampainya di rumah tak lagi kebingungan karena semua bahan dan bumbu lengkap tersedia. Dan tentunya juga lebih hemat karena tidak membeli bahan atau bumbu yang tidak dibutuhkan.

Begitulah jika sudah tahu TUJUAN ke pasar, kita jadi EFISIEN. Semua aktivitas di pasar kita lakukan tanpa banyak membuang waktu, tenaga, dan dana.

Ternyata hal ini tidak hanya berlaku untuk kegiatan kita ke pasar saja. Kegiatan apapun itu jika dimulai dengan TUJUAN maka kegiatan itu akan kita lakukan lebih baik. Bahkan makan, tidur, dan berolahraga pun misalnya, akan terlaksana lebih baik jika di awal kita sudah tahu apa TUJUAN-nya.

Apa tujuan kita makan, tidur, dan berolahraga? Jika tujuannya adalah untuk sehat, maka saya akan melakukan kegiatan-kegiatan tersebut langsung dengan memilih makanan sehat, jam tidur yang disarankan, dan serius dalam berolahraga. Saya tidak bingung memilih makanan yang akan dimakan, tidak bingung menentukan jam tidur, tidak main-main dalam berolahraga.

Jadi memang betul ya, setiap kegiatan itu ternyata paling baik jika dimulai dengan TUJUAN. Sekarang kita jadi tahu bahwa setiap akan melakukan sesuatu tanya dulu ke dalam diri kita apa TUJUAN-nya. Ketika kita sudah menemukannya, InsyaAllah kita akan lebih baik atau EFISIEN dalam melakukannya.

Referensi:
Materi ke 1 Tafakur Mutiara Tauhid (Bandung).

#selfreminder
#tujuanhidup
#tafakurmutiaratauhid
#dbas
#enlightenedheart